Muhammadiyah Sumbang 10.000 Bakso dan Kopi di Muktamar ke-35 NU
Tidak hanya membantu pengamanan Muktamar NU, Muhammadiyah juga mendirikan posko kuliner dan kesehatan untuk melayani ribuan muktamirin, peninjau, dan para penggembira atau muhibbin.
Rep. Saiful
Red. Cak / Fajar
JOMBANG – Muhammadiyah turut ambil bagian dalam ajang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus mendatang. Dukungan konkrit tersebut diwujudkan dalam bentuk sumbangan tenaga personel pengamanan, konsumsi gratis, hingga penyediaan fasilitas medis.
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengungkapkan, dari sektor keamanan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) mengirim 100 hingga 200 personel lapangan. Mereka akan diterjunkan membantu Banser, Pagar Nusa, serta TNI-Polri menjaga kelancaran arus lalulintas dan kondusivitas di kawasan luar sekitar pesantren.
“Dari Kokam Muhammadiyah itu ada 100 sampai 200 personel. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan,” ujar Gus Rozaq di Kantor Yayasan PPBU, Selasa (18/8/2026).
Tidak hanya berkontribusi membantu keamanan, Muhammadiyah juga mendirikan posko kuliner bergerak untuk melayani ribuan muktamirin, peninjau, dan para penggembira atau muhibbin.
Sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 cangkir kopi serta telur hangat disediakan gratis untuk para pengunjung. “Selain Kokam, alhamdulillah Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi dan kopi juga telur 10.000 porsi," kata Gus Rozaq.
Sementara pada sektor kesehatan, Muhammadiyah juga turut menyiagakan sejumlah armada ambulans beserta tenaga medis lapangan. Tim medis akan ditempatkan secara berdampingan dengan posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.
Atas kontribusi nyata tersebut Gus Rozaq mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Muhammadiyah. Menurutnya, kehadiran rekan-rekan Kokam serta bantuan logistik dan medis menjadi sumbangsih berharga serta bentuk solidaritas bersama.
Gus Rozaq juga memaparkan bahwa berkat kerja sama yang solid dari berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, serta instansi pemerintah, kesiapan Muktamar NU ke-35 saat ini sudah mencapai 80 persen. Tahapan persiapan tinggal menyisakan sentuhan akhir untuk menyambut ribuan tamu dari berbagai penjuru tanah air dan manca negara.